Jenis & Cara Memilah Sampah
Pisahkan sampah sejak dari sumbernya — dapur atau kamar mandi. Gunakan 3 tempat sampah berbeda warna.
Tempat Hijau
Organik
Sisa makanan & dapur
Tempat Biru
Anorganik
Plastik, kardus, kaleng
Tempat Merah
Residu
Tidak bisa daur ulang
🌿
Sampah Organik — Tempat Hijau
Bisa jadi kompos atau pakan maggot
Kulit Pisang
Sisa Sayuran
Nasi Basi
Daun Kering
Cangkang Telur
Ampas Kopi
Sisa Ikan & Daging
Sekam Padi
Kulit Jeruk
Bunga & Rumput
Cara kelola: Potong kecil, masukkan ke komposter, atau berikan ke budidaya maggot BSF. Hasilnya bisa jadi pupuk gratis atau dijual ke kelompok tani. Pelajari cara membuat kompos →
♻️
Sampah Anorganik — Tempat Biru
Bisa dijual ke Bank Sampah atau pengepul
Botol Plastik Bening
Kardus & Karton
Kaleng Minuman
Gelas Plastik
Koran & Majalah
Botol Kaca
Besi & Seng Tua
Minyak Jelantah
Tips sebelum dijual: Cuci dan keringkan botol/kaleng. Pipihkan agar hemat tempat. Pisahkan tiap jenis — nilai jualnya lebih tinggi kalau sudah terpisah. Hitung estimasi penghasilan →
🚫
Sampah Residu — Tempat Merah
Tidak bisa daur ulang — buang ke TPS, jangan dibakar
Popok Bayi
Pembalut Bekas
Puntung Rokok
Kaca Pecah
Masker Bekas
Styrofoam
Tisu Kotor
Lampu Mati
Perhatian: Bungkus rapat sebelum dibuang. Untuk kaca pecah — bungkus koran tebal dan tulis "KACA PECAH". Baterai, aki, dan obat kadaluarsa harus diserahkan ke TPS B3 khusus — jangan dibuang sembarangan. Panduan lengkap sampah residu →
Kelola Sampah Organik
Buat kompos dari sisa dapur atau budidaya maggot sebagai pakan ternak.
Lihat panduan →Bahaya Membakar Sampah
Asap pembakaran plastik mengandung racun berbahaya bagi paru-paru.
Baca selengkapnya →Hasilkan Uang dari Sampah
Sampah anorganik terpilah bisa dijual di Bank Sampah Desa.
Hitung estimasi →