Lengkong Bersih
Sampah Residu & Berbahaya
⚠️

Jangan Membakar Sampah!

Peringatan Kesehatan — Bahaya bagi Semua Warga

Asap dari pembakaran sampah plastik mengandung dioksin dan furan — zat karsinogen (penyebab kanker) yang tidak terlihat dan tidak berbau. Zat ini sangat berbahaya bagi paru-paru anak-anak, lansia, dan ibu hamil. Bahkan jarak ratusan meter tetap bisa terdampak.

Sampah yang tidak boleh dibakar:

Kantong plastik Baterai & aki Elektronik rusak Ban & karet Popok bayi Masker bekas Styrofoam Botol spray Kemasan pestisida

Cara Membuang Sampah Residu dengan Benar

Sampah residu tetap harus dikelola dengan aman. Ikuti panduan berikut untuk setiap jenis.

Popok & Pembalut

Popok Bayi & Pembalut

Bungkus rapat dengan kantong plastik atau koran sebelum dimasukkan ke tempat sampah residu. Pastikan ikatan kuat untuk mencegah bau dan penyebaran kuman.

Kaca & Cermin

Kaca Pecah & Cermin

Bungkus 2–3 lapis koran tebal, masukkan ke kotak kardus. Tulis "KACA PECAH - HATI-HATI" di sisi luar agar petugas kebersihan tidak terluka.

B3 — Berbahaya

Baterai, Aki & Lampu TL

Mengandung merkuri dan timbal berbahaya. Serahkan ke TPS khusus limbah B3 atau apotek terdekat yang menerima pengembalian. Jangan dibuang di tempat sampah biasa.

Farmasi

Obat Kadaluarsa & Jarum Suntik

Hancurkan tablet dan encerkan sirup sebelum dibuang. Kembalikan ke puskesmas atau apotek. Jarum suntik wajib dibuang ke wadah khusus (safety box).

Styrofoam

Styrofoam & Tisu Kotor

Styrofoam tidak terurai ribuan tahun. Kurangi penggunaan — bawa kotak makan sendiri. Tisu kotor langsung ke tempat sampah residu, jangan dicampur organik.

Rokok

Puntung Rokok

Pastikan api benar-benar padam sebelum dibuang (rendam air sebentar). Puntung rokok mengandung ribuan zat kimia yang mencemari tanah dan sumber air.


Fasilitas yang Disediakan Tim KKN

Inovasi KKN

Tong Komposter

Ember komposter sederhana dengan kran di bagian bawah untuk menampung pupuk cair (POC) hasil fermentasi sampah dapur.

Fasilitas Desa

Tempat Sampah 3 Warna

Dipasang di balai desa, pos ronda, dan mushola. Warna Hijau–Biru–Merah memudahkan warga memilah sampah di ruang publik.

Alat Peraga

Alat Pencacah Sampah

Mempercepat proses pengomposan dari 30 hari menjadi 12–15 hari dengan mencacah bahan organik menjadi potongan lebih kecil.